Selasa, 02 Juli 2013

Praktek Kode Etik Dalam Penggunaan IT


Praktek – Praktek Kode Etik Dalam Pengunaan Teknologi Informasi Terbagi 3 macam Terdiri :

§           Prinsip Integrity, Confidentiality dan Avaliability Dalam TI 
§           Privacy, Term & Condition Penggunaan TI
§           Kode Etik Penggunaan Fasilitas Internet di Kantor

§           Prinsip Integrity, Confidentiality dan Avaliability Dalam TI 

  1. Integrity
Integrity merupakan aspek yang menjamin bahwa data tidak boleh berubah tanpaijin pihak yang berwenang (authorized). Bisa juga disebut menjaga keutuhansesuatu yang sudah ditetapkan sebelumnya. Secara teknis ada beberapa carauntuk menjamin aspek integrity ini, seperi misalnya dengan menggunakanmessage authentication code, hash function, digital signature.

  1. Confidentiality
Confidentiality merupakan aspek yang menjamin kerahasiaan data atauinformasi. Kerahasiaan ini dapat diimplementasikan dengan berbagai cara, sepertimisalnya menggunakan teknologi kriptografi dengan melakukan proses enkripsi(penyandian) pada transmisi data, pengolahan data (aplikasi dan database), danpenyimpanan data (storage).

  1. Avaliability
Availability merupakan aspek yang menjamin bahwa data tersedia ketika dibutuhkan. Jadi, pada prinsipnya ketersediaan data dan informasi yangmenyangkut kebutuhan suatu kegiatan merupakan suatu keharusan untuk menjalankan kegiatan tersebut.

§           Privacy, Term & Condition Penggunaan TI

1.      Privacy

Pada dasarnya, privacy ini sama dengan confidentiality. Namun, jika confidentiality biasanya berhubungan dengan data-data perusahaan atau organisasi, sedangkan privacy lebih ke arah data-data yang bersifat pribadi.

2.      Term & condition penggunaan TI

Term & condition penggunaan TI adalah aturan-aturan dan kondisi yang harusditaati pada penggunaan teknologi informasi. Hal tersebut mencakup integrity,privacy dan availability dari informasi yang terdapat dan dibutuhkan didalamnya.

§           Kode Etik Penggunaan Fasilitas Internet di Kantor

Kode etik penggunaan fasilitas internet di kantor hampir sama dengan kode etik pengguna internet pada umumnya, hanya saja lebih dititik beratkan pada hal-hal atauaktivitas yang berkaitan dengan masalah perkantoran di suatu organisasi atau instansi. Contohnya :

§           Menghindari penggunaaan fasilitas internet diluar keperluan kantor atau untuk kepentingan sendiri.
§           Tidak menggunakan internet untuk mempublikasi atau bertukar informasi internalkantor kepada pihak luar secara ilegal.
§           Tidak melakukan kegiatan pirating, hacking atau cracking terhadap fasilitas internet kantor.
§           Mematuhi peraturan yang ditetapkan oleh kantor dalam penggunaan fasilitas internet.

Sumber :



Sertifikasi Keahlian Dibidang IT


Meningkatnya kebutuhan tenaga IT tidak hanya dirasakan oleh perusahaan yang bergerak di bidang IT, tetapi juga nonIT. Adanya kompetensi dibutuhkan untuk memudahkan bagi perusahaan atau institusi untuk menilai kemampuan (skill) calon pegawai atau pegawainya. Adanya inisiatif untuk membuat standar dan sertifikasi sangat dibutuhkan. Namun masih terdapat permasalahan seperti beragamnya standar dan sertifikasi. Sebagai contoh, ada standar dari Australian National Training Authority.

Sertifikasi adalah independen, obyektif, dan tugas yang regular bagi kepentingan profesional dalam satu atau lebih area di teknologi informasi. Sertifikasi ini memiliki tujuan untuk :

A.        Membentuk tenaga praktisi TI yang berkualitas tinggi,
B.         Membentuk standar kerja TI yang tinggi,
C.        Pengembangan profesional yang berkesinambungan.

§           Keuntungan dalam mengambil sertifikasi         :

A.        Menjadi tambahan alasan untuk mempertimbangkan mengambil sertifikasi IT.
Salah satu yang utama tentu saja membuka lebih banyak kesempatan pekerjaan.
B.         Memberikan wawasan-wawasan baru yang mungkin tidak pernah ditemui pada
saat mengikuti pendidikan formal atau dalam pekerjaan sehari-hari.

§           Jenis sertifikasi

Pada dasarnya ada 2 jenis sertifikasi yang umum di antara lain :

A.        Sertifikasi akademik yang memberiakan gelar, Sarjana, Master dll
B.         Sertifikasi profesi.
Yaitu suatu sertifikasi yang diberikan dari keahlian tertentu
untuk profesi tertentu.

Sedangkan bagi tenaga TI profesional tersebut :

A.        Sertfikasi ini merupakan pengakuan akan pengetahuan yang kaya (bermanfaat
bagi promosi, gaji)
B.         Perencanaan karir
C.        Profesional development
D.        Meningkatkan international marketability. Ini sangat penting dalam kasus, ketika
tenaga TI tersebut harus bekerja pada perusahaan multinasional. Perusahaan akan
mengakui keahliannya apabila telah dapat menunjukkan sertifikat tersebut.


§           Tujuan orang menganbil suatu sertifikasi adalah untuk:

A.           Menaikkan pengakuan industri secara intenasional.
B.            Sertfikasi ini merupakan pengakuan akan pengetahuan (bermanfaat bagi
               promosi, gaji)
C.           Bisa juga karena hobi dalam menggambar dan ingin mengembangkannya.
D.           Menambahkan wawasan dalam menggunakan software untuk mendesaign
               sebuah gambar atau interior.


Contoh Sertifikasi Nasional Dan Internasional :

1.            Sertifikasi Nasional
              
A.        Certificate of Competence. Yaitu sertifikasi berdasarkan level kualifikasi dan jenjang jabatan sesuai dengan yang ditetapkan oleh Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI).
B.         Certificate of Attainment, yaitu sertifikasi atas unit kompetensi yang jenjang jabatannya berdasarkan kebutuhan pasar.

2.            Sertifikasi Internasional

A.     Sertifikasi Bahasa Pemrograman Java
B.     Sertifikasi Bahasa yang menggunakan platform Microsoft .NET

Dan Beberapa Contoh Sertifikasi Lainnya :

  1. Sertifikasi Untuk Database
  2. Sertifikasi Untuk Office
  3. Sertifikasi Di Bidang Jaringan
  4. Sertifikasi Di Bidang Computer Graphics Dan Multimedia

Berikut ini contoh sertifikasi yang dikeluarkan beberapa vendor internasional yang diakui secara luas baik di Indonesia maupun di luar negeri:
A.        Sertifikasi Internasional untuk bahasa pemograman Java yang dikeluarkan oleh
Sun Corporation, meliputi 3 kategori sertifikasi, yaitu:
§           SCP (Sun Certified Programmer)
§           SCD (Sun Certified Developer)
§           SCA (Sun Certified Architect)

B.         Sertifikasi lain yang juga dikeluarkan oleh Sun adalah:
§           SCWCD (Sun Certified Web Component Developer)
§           SCBCD (Sun Certified Business Component Developer)
§           SCDJWS (Sun Certified Developer for Java Web Service)
§           SCMAD (Sun Certified Mobile Application Developer)

C.        Sertifikasi Internasional yang dikeluarkan Microsoft menawarkan beberapa sertifikasi internasional sebagai pengakuan atas keahlian, kemampuan dan pengetahuan mereka dalam bidang tertentu, yaitu:
§           MCP (Microsoft Certified Professional)
§           MCTS (Microsoft Certified Technical Solution)
§           MCSE (Microsoft Certified System Engineer)
§           MCAD (Microsoft Certification Application Development)
§           MCSD (Microsoft Certified Solution Developer)
§           MCT (Microsoft Certified Trainer)

D.        Sedangkan sertifikasi internasional yang erat kaitannya dengan networking yang dikeluarkan oleh Cisco. Dalam hal ini Cisco mengeluarkan nbeberapa sertifikasi internasional, yaitu Associate Professional dan Expert, antara lain:

§           CCNA (Cisco Certified Network Associate)
§           CCNP (Cisco Certified Network Professional)
§           CCIE (Cisco Certified Inrernetworking Expert)

Sumber : 
http://irmarr.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/files/11619/SERTIFIKASI_KEAHLIAN_DI_BIDANG_IT.doc