Jumat, 27 Mei 2011

Kepemimpinan Demokratis dan Otokratis (Otodidak)


5. Apa yang dimaksud dengan Kepemimpinan Demokratis dan Otokratis (Otodidak)

Kepemimpinan Demokratis: gaya pemimpin yang memberikan wewenang secara luas kepada para bawahan. Setiap ada permasalahan selalu mengikutsertakan bawahan sebagai suatu tim yang utuh. Dalam gaya kepemimpinan demokratis pemimpin memberikan banyak  nformasi tentang tugas serta tanggung jawab para bawahannya. 

Kepemimpinan  Otokratis (Otodidak): merupakan kepemimpinan nyang dilakukan oleh seorang pemimpin dengan perilaku otoriter. Pemimpin otoriter (diktator) dalam praktik memimpin ia mengutamakan kekuasaan (power) . Seorang pemimpin bertipe otokratis menganggap dirinya adalah segala-galanya (people centered) Egonya kokoh menyatakan bahwa dirinya adalah pusat kekuasaan dan kewenangan sehingga ia berhak menjadikan anak buah sesuai dengan kehendaknya.

Tulisan Kecil Tentang Motivasi


Bagi saya Tulisan kecil tentang teori motivasi itu yang bisa membuat saya bersemangat lagi ialah :
1. Kehidupan ini hanyalah sekali saja, pergunakanlah masa masa kehidupan mu dengan konteks yang positif , jangan lah buang masa masa kehidupan mu dengan konteks yang negative, itu hanya bisa membuat mu sengsara di dunia maupun akhirat. (By : Saya Sendiri )
2. Janganlah menjadikan hidup ini setengah matang. Segeralah selesaikan hal-hal
yang akan membentuk keutuhan ...dari rencana-rencana Anda.
Janganlah impian Anda mengenai keberhasilan besar di masa depan,
menjadikan Anda penunda yang menelantarkan keberhasilan kecil
yang bisa Anda capai hari ini. Banggakanlah diri Anda, dengan ketegasan diri Anda sendiri. Janganlah menjadi petarung yang setengah-setengah. (By : Mario Teguh )

Perilaku & Konteks Belajar Saya


Saya sudah menanyakan konteks atau perilaku belajar kuliah kepada teman saya yaitu Rian Pambudi P (Rian ) dan M . Najiulloh A (Naji)

Say Rian : Menurut gue lo itu udah bagus jar, rajin masuk kelas itu yg membuat semangat belajar lo kian bertambah tiapa harinya ,, konteks belajar lo dikelas udah patut di acungin jempol dah ( saya menjawab : akh bisa aja lo yan terharu nih gua )

 Say Naji : Menurut gua lo itu sering masuk kuliah, di suruh datang pagi ama dosen, lo lakuin,, menurut gua udah bagus jar,, tapi kalo lo udah dikelas sering malas malas an jar ,, itu yang membuat lo jadi nga semangat lagi,, ayolah semangat lagi !!! (saya menjawab : oke ji gua semangat 45 lagi ji ).

Konsep Diri

Keterbukaan saya mungkin ada di skala [-1/ Tertutup] karena saya jarang sekali membuka tentang pribadi, masalah dan kegiatan sehari hari saya kepada teman atau sahabat, mungkin juga saya bisa terbuka kepada teman atau sahabat , dimana yang saya ceritakan itu bukan lah masalah kecil atau pun masalah besar yang ada di diri saya melainkan cerita yang bisa membuat teman saya ketawa (lelucon) ,, saya tidak mau masalah saya di ceritakan kepada teman atau sahabat saya karena saya lebih suka menyimpan masalah yang ada di diri saya..Saya tidak mau bergantung kepada teman saya atau sahabat saya.. saya lebih suka menceritakan masalah saya dengan cara berdoa kepada yang maha kuasa , itulah yang bisa membuat saya lebih tenang sesudah berdoa(bercerita) kepada yang maha kuasa.

Teori Motivasi


4. TEORI MOTIVASI :
Kegiatan yang mengakibatkan, menyalurkan dan memelihara perilaku manusia., dan merupakan suatu proses untuk mencoba mempengaruhi seseorang agar melakukan sesuatu yang kita inginkan. Seorang karyawan mungkin menjalankan pekerjaan yang dibebankan kepadanya dengan baik, mungkin pula tidak. Maka dari itu hal tersebut merupakan salah satu tugas dari seorang pimpinan untuk bias memberikan motivasi dorongan kepada bawahannya agar bias bekerja sesuai dengan arahan yang diberikan.  

Proses yang menjelaskan intensitas, arah, dan ketekunan seorang individu untuk mencapai tujuannya. Tiga elemen utama dalam definisi ini adalah intensitas, arah, dan ketekunan. Dalam hubungan antara motivasi dan intensitas, intensitas terkait dengan dengan seberapa giat seseorang berusaha, tetapi intensitas tinggi tidak menghasilkan prestasi kerja yang memuaskan kecuali upaya tersebut dikaitkan dengan arah yang menguntungkan organisasi. Sebaliknya elemen yang terakhir, ketekunan, merupakan ukuran mengenai berapa lama seseorang dapat mempertahankan usahanya.

Jenis-jenis Motivasi :

Motivasi positif adalah proses untuk mencoba mempengaruhi orang lain agar menjalankan sesuatu yang kita inginkan dengan cara memberikan kemungkinan untuk mendapatkan hadiah.

Motivasi negatif adalah proses untuk mempengaruhi seseorang agar mau melakukan sesuatu yang kita inginkan tetapi teknik dasar yang digunakan adalah lewat kekuatan ketakutan.